Permasealer Alkali Resisting Primer

PERMASEALER ALKALI RESISTING PRIMER adalah cat dasar berbahan dasar air yang berfungsi mengurangi serangan alkali tembok dan membantu untuk meratakan penyerapan cat pada permukaan tembok baru sehingga meningkatkan daya tutup dan daya sebar cat akhir. Dapat digunakan untuk tembok interior dan eksterior yang terbuat dari beton dan semen plesteran.

PRODUK LAINNYA
Warna Agung
PILIH WARNA
TEMUKAN DI TOKO
  • Mengurangi serangan alkali dinding
  • Meratakan penyerapan cat pada dinding
  • Meningkatkan daya tutup dan daya sebar cat
Warna : Putih
Kilap : Matte
Berat jenis : 1.2 kg/lt
Kepadatan isi : 35%
Kemasan : 2.5 lt & 20 lt
Daya sebar teoritis : 8-10 m² / lt tergantung tingkat porositas media dan metode aplikasi.
Kecepatan pengeringan : Kering permukaan 1 jam (pada suhu 30° C)
Kering sempurna 24 jam (pada suhu 30° C)

Sistem aplikasi

Pengenceran : Siap digunakan
Alat yang digunakan : Kuas, roller
  • Bersihkan permukaan tembok yang akan dicat dari debu, minyak, dan sisa percikan semen.
  • Lakukan pengamplasan dan jika diperlukan dapat dilakukan penyemprotan dengan air bertekanan tinggi lalu dikeringkan.
  • Perbaiki retak rambut dan permukaan tembok yang tidak rata dengan PERMASEALER WALL PUTTY atau DECOPLAMUUR TEMBOK.
  • Hindari pengecatan jika kadar kelembaban tembok di atas 18% diukur dengan protimeter dan pH>9.
  • Aplikasikan satu lapis PERMASEALER ALKALI RESISTING PRIMER dengan kuas atau roller secara merata tanpa pengenceran.
  • Jika diperlukan dapat diberi lapisan kedua dengan selang waktu pengecatan minimal 2 jam, dan diakhiri dengan cat akhir.
  • Untuk mendapatkan hasil terbaik pengecatan cat akhir sebaiknya dilakukan setelah 24 jam.
  • Selama tidak digunakan, kemasan harus tertutup rapat dan diletakan di tempat yang kering.
  • Jauhkan dari makanan dan minuman serta jangkauan anak-anak.
  • Hindari penyimpanan kemasan di tempat yang terkena paparan sinar matahari langsung.
  • Selama proses pengecatan, disarankan sirkulasi udara dan sistem ventilasi berjalan baik.
  • Jangan menghirup uap/ hasil spray cat.
  • Jika terjadi kontak dengan mata segera cuci dengan air mengalir dan minta bantuan medis.
  • Jangan membuang sisa cat ke selokan / ke saluran pembuangan.
  • Biarkan sisa cat mengering dalam kemasan sebelum dibuang ke tempat sampah.